Selain sebagai kota pariwisata, Malang memang
terkenal sebagai kota kuliner. Ya, 11-12 sama Paris van Java gitu. Di
Malang sendiri tak hanya memiliki kuliner yang berbau tradisional,
kuliner modern nya juga banyak loh! Berkunjung ke Malang memang tak
afdol rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas-nya. Coba tebak, apa
hayo? Yap benar sekali, Bakso Malang. Eits, tapi tak hanya punya bakso
Malang yang lezat itu, kota berhawa sejuk ini masih menyimpan jutaan
ragam kuliner yang wajib banget kalian nikmati ketika sedang berlibur
disini. Mau tau apa aja? Yuk mari kuliner bareng.
1. Yuk, nge ice cream dulu di Toko Oen. Iya, biar kayak kaum bangsawan Belanda
Toko Oen via minakjinggotravel.wordpress.com
Jangan ngaku ke Malang kalau belum singgah di Toko Oen. Begitulah
kira kira peribahasa yang bisa dikatakan. Berada di Kota Malang memang
serasa wajib hukumnya menikmati hidangan yang ada di Toko Oen. Kelezatan
ice creamnya yang telah ada sejak 1930 menjadikan tempat kuliner yang
satu ini begitu melegenda. Hingga kini cita rasa dari olahan ice
creamnya masih sama tak ada yang dirubah. Hal ini lah yang menjadikan
Toko Oen ini masih berjaya hingga saat ini. Selain Ice Cream, Toko Oen
juga menyajikan aneka menu lain yang tak kalah lezat seperti aneka
steak, nasi goreng, anek kue kering. Dikabarkan bahwa Toko Oen ini
adalah tempat nongkrongnya orang orang Belanda pada masa lampau. Dan
hingga kini restorant Oen yang berlokasi di Jalan Basuki Rachmad Malang
(sekitar Alun alun Malang) ini masih selalu dikunjungi wisatawan
mancanegara yang sedang berada di Kota Malang. Kesan tempo doeloe masih
terlihat jelas dari asitektur bangunan yang tidak banyak mengalami
perubahan, seperti desain interior dengan pintu dan jendela kaca besar,
meja kursi dari rotan, dan sebuah piano tua yang akan membawa Dolaners
pada suasana klasik masa lalu.
2. Berwarna putih bertekstur lembut. Coba tebak, apa hayo? Ya Bakpao Boldy lah
Bakpao Boldy via alomalang.com
Bakpao merupakan jajanan yang cukup mengenyangkan. Berwarna putih
bersih dan bertekstur lembut adalah cirinya. Nah, salah satu tempat yang
menjual bakpao paling enak di Malang adalah Bakpao Boldy. Bakpao yang
satu ini memiliki citarasa yang khas dan unik. Bakpao-nya diracik dengan
olahan bahan bahan nomer satu dan dikerjakan dengan tangan kreatif sang
ahli. Bakpao Boldy sendiri telah ada di kota Malang sejak tahun 1950
silam. Berlokasi di Jalan Mangun Sarkoro (dulu bernama Jalan Boldy) cita
rasa alami yang lezat adalah salah satu keunggulan yang dimiliki Bakpao
Boldy. Beragam variasi rasa yang menarik yang ditawarkan di sini
seperti isi daging ayam cincang, ayam kecap, babi kecap, kacang hijau,
hingga tausa dan kacang tanah.
3. Makan di Bakso President Malang yuk, sapa tahu ketularan jadi president
Bakso President via 4g92mivec.wordpress.com
Berkunjung ke Malang rasanya sangat tidak afdol jika belum menikmati
sajian kuliner terkenal bernama Bakso. Ya, Malang memang kota yang
terkenal dengan sajian kulinernya yang disebut bakso. Bakso sendiri
merupakan olahan daging giling yang dibentuk bulat seperti bola. Salah
satu tempat makan akso yang lezat ya di Bakso President Malang ini.
Bakso Malang President sudah terkenal sejak tahun 1977 dan hingga kini
selalu ramai dikunjungi para pelanggan setianya. Yang membedakan
Bakso President Malang
dengan bakso lainnya adalah pada pilihan isi atau menunya. Bakso
President Malang memiliki beberapa variasi pilihan dan campuran, antara
lain bakso besar, bakso kecil, bakso urat, bakso telur, bakso goreng,
bakso goreng panjang, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomay
basah, siomay goreng, jeroan paru, dan lain-lain. Penasarn ingin
mencoba? Datang aja langsung ke Jalan Baranghari No. 5 Malang (tepat di
belakang hotel Savana).
4. Malam minggu bingung mau kemana? Mari berkuliner malam aja di Pos Ketan Legenda 1967
Pos Ketan Legenda 1967 via halomalang.com
Begitu mendengar namanya, Dolaners pasti sudah bisa menyimpulkan
bahwa kuliner yang satu ini telah ada sejak tahun 1967. Seperti namanya
yang, tempat makan yang satu ini telah melegenda di kawasan Malang Raya.
Pos Ketan Legenda 1967 sendiri merupakan sebuah tempat makan dimana
menyajikan kuliner yang dibuat dari olahan beras ketan. Mungkin masih
belum banyak yang tahu bahwa olahan dari beras ketan yang di tanak ini
mempunyai cita rasa yang khas. Hal ini terbukti dari setiap harinya Pos
Ketan Legenda tidak pernah sepi pengunjung, bahkan pembeli yang datang
rela mengantri untuk bisa menikmati kenikmatan seporsi ketan. Menunya
sendiri ada beragam seperti ketan bubuk, ketan susu, ketan keju, dan
yang terbaru adalah ketan durian. Tak hanya sekedar wisata kuliner
biasa, namun tempat ini menawarkan wisata kuliner malam hari di Malang
yang seru. Ingin mencoba? Silahkan saja datang ke Jalan KH. Agus Salim
Batu (kawasan Alun-alun Batu). Pos Ketan Legenda 1967 buka setiap
harinya sejak pukul 3 sore hingga 3 dini hari.
5. Mau makan nasi tapi takut gendut, mau makan roti tapi gak bisa kenyang. Duh ribet amat. Nih makan di Mie Gajah Mada aja
Mie Gajah Mada Malang via jokjaku.wordpress.com
Mie memang merupakan satu oraktis yang banyak difavoritekan oleh
berbagai lapisan masyarakat. Nah di Malang juga ada nih tempat makan
yang menyajikan menu hidangan mie sebagai primadonanya. Telah ada sejak
zaman dahulu, pamor dari Mie Gajah Mada masih cemerlang hingga saat ini.
Terletak di kawasan wilayah Pecinan di Malang, Mie Gajah Mada tak
pernah sepi pembeli. Salah satu menu andalan di sini adalah Pangsit Mie
Ayam Jamurnya. Hidangan ini terdiri dari semangkuk mie dengan campuran
daun selada, suwir ayam, topping jamur kancing, serta wonton (siomai
basah) dan tak lupa taburan bawang goreng serta daun bawang. Dolaners
juga dapat memesan kuahnya dalam mangkuk yang terpisah. Tak hanya mie
ayam jamur, sajian mie pangsit dan es campurnya juga sangat
drekomendasikan. Untuk menikmati kelezatannya, Dolaners hanya berlu
datang ke Jalan Pasar Besar No. 17, Malang.
6. Mau kuliner yang gak biasa? Ayo aku ajakin ke Sate Landak & Biawak Bu Ria
Sate Landak & Biawak Bu Ria via ksmtour.com
Kuliner yang satu ini memang terdengar sedikit ekstrim. Bagaimana
tidak, mendengar namanya saja, Dolaners pasti sudah membayangkan hewan
yang cukup mengerikan, berduri panjang dan runcing di sekujur tubuhnya
yang kaku. Bagi Dolaners yang masih awam atau belum pernah terbiasa,
mungkin akan berfikir dua kali untuk mencoba kuliner yang satu ini.
Namun, perlu Dolaners tahu bahwa dibalik fikiran dan rasa taut Dolaners
tersebut, daging dari hewan berduri tajam ini mempunyai protein yang
tinggi. Untuk soal rasa tidak perlu takut, karena dijamin olahan dari
landak ini bercita rasa lezat tak kalah dari sate sate jenis lain.
Selain tekstur daging yang lembut, di Sate Landak Bu Ria ini perpaduan
bumbu-bumbu rahasianya menjadikan sate landak ini begitu lezat.
Bagaimana tertaik untuk mencoba? Tenang, tak perlu mengumpulkan nyali
kok, hehe. Cukup datang saja ke Sate Landak & Biawa Bu Ria yang
berlokasi di Jalan Raya Bugis No. 47 Saptorenggo,
Pakis Malang. Rumah makan ini buka sejak pukul 9 pagi hingga 9 malam.
7. Depot Rawon Nguling, sajian si hitam yang sangat lezat di lidah
Depot Rawon Nguling via yudhanegara.blogspot.com
Rawon adalah salah satu kuliner khas yang dimiliki kota Malang.
Kuliner legendaris yang satu ini sudah sangat terkenal dan mudah didapat
di berbagai tempat makan. Rawon sebenarnya adalah sajian sup daging
sapi namun kuahnya berwarna hitam karena menggunakan bumbu khas bernama
kluwak. Citarasa alami khas Indonesia terasa lebih kuat karena makanan
ini diracik dengan bumbu-bumbu tradisional, seperti bawang merah, bawang
putih, lengkuas, kunyit, serai, ketumbar, cabe, dan minyak nabati.
Salah satu tempat makan yang menyajikan menu rawon yang lezat adalah
Depot Rawon Nguling. Rumah makan yang berlokasi di Jalan Zaenal Arifin
No. 62 Malang ini menghadirkan sajian rawon yang berbeda. Perbedaanya
terletak pada tekstur dagingnya yang tak terlalu kecil namun tetap
terasa lembut alias tidak alot. Di Rawon Nguling ini Dolaners bisa
mendapatkan hidangan rawon yang istimewa dengan kuahnya yang tidak
terlalu pekat, serta tidak mengandung banyak lemak.
8. Kelezatan Pecel Kawi, menu sarapan pagi paling wajib di Malang
Pecel Kawi via infojajan.com
Pecel memang menjadi salah satu menu favorite yang ada di kota
Memang. Biasanya menu yang satu ini cocok dimakan di pagi hari untuk
mengsis energi sebelum beraktivitas. Pecel sendiri merupakan hidangan
yang terdiri dari nasi putih, sayuran, lauk pauk, dan disiram dengan
bumbu kacang yang lezat serta dihidangkan bersama rempeyek yang gurih
dan renyah. Salah satu tempat makan yang menyediakan menu hidangan ini
adalah Pecel Kawi. Pecel Kawi menawarkan cita rasa yang berbeda dari
pecel kebanyakan. Konon Pecel Kawi telah terkenal sejak tahun 1979 silam
dan hingga sekarang namanya mash sangat dikenal. Kepopuleran Pecel Kawi
bukannya tanpa alasan.
Kuliner Malang yang satu
initerkenal dengan bumbu kacangnya yang gurih dan lebih kental.
Perbandingan rasa manis, asin, dan gurihnya cukup seimbang sehingga
menciptakan citarasa pecel yang lezat. Buka sejak pagi hari, Pecel Kawi
selalu ramai diserbu pembelinya. Pecel Kawi asli Malang ini berlokasi di
Jalan Kawi Atas No. 43B Malang.
9. Soto Geprak Mbah Djo, kuliner lezat dengan selingan atraksi yang mengagetkan di sela sela pembuatannya
Soto Geprak Mbah Djo via jalankemana.com
Kuliner Malang memang tidak pernah habisnya jika ditelusuri satu per
satu. Nah ini dia salah satu kuliner yang telah melegenda di kota
tercinta ini, Soto Geprak Mbah Djo.
Tempat makan yang memiliki desain
dengan dominasi warna kuning dan kombinasi hijau muda ini telah dikenal
sejak tahun 1959 lalu. Kemasyuran Soto Geprak Mah Djo bukan tanpa
alasan, hal ini dikarenakan soto disini menggunakan racikan bumbu bumbu
tradisinal yang berkualitas sehingga menghaslkan cita rasa yang kuat dan
khas. Bahkan saking lezatnya, dikabarkan racikannya dapat didau dengan
sajian soto mahal ala restaurant mewah. Mungkin banyak yang penasaran
mengapa kuliner ini dinamakan Soto Geprak. Hal ini berawal dari
kebiasaan Mbah Djo yang suka menggeprak (menghancurkan) daging dengan
cara memukul-mukul hingga empuk. Berawal dari hal tersebut, kemudian
namanya dikenal dengan sebutan Soto Geprak Mbah Djo. Selain soto sebagai
menu utama, tersedia juga sajian hidangan lainnya seperti bebek goreng,
ayam goreng, bakso, dan aneka minuman. Siap mencoba? Silahkan saja
datang langsung ke Jalan Letjen S. Parman Malang.
10. Mau nongkrong tapi lagi tanggal tua? Sini dateng ke Cafe Jagung Jaya Abadi aja, dijamin gak bikin jebol kantong kamu
Cafe Jagung Jaya Abadi via lettilicious.wordpress.com
Kota Malang memang terkenal dengan hawanya yang dingin dingin sejuk
bikin kangen gitu. Nah untuk meterralisir rasa kangen, eh salah, rasa
dingin maksudnya, diperlukan sajian kuliner yang hangat hangat. Salah
satu tempat makan yang bisa memberikan itu semua adalah Cafe Jagung Jaya
Abadi. Di cafe ini tersedia menu jagung bakar beraneka rasa, mulai dari
coklat, keju, original, asin, manis, pedas, baberque semua ada disini.
Kalo Dolaners ngjakin pasangan makan jagung bakar biasanya kan dia nolak
karena katanya ribet makannya. Nah Cafe Jagung Jaya Abadi ini gak bakal
ribet, kenapa? Karena jagung bakarnya bisa diserut juga sehingga cara
makannya lebih praktis. Di Cafe Jagung Jaya Abadi tidak hanya tersedia
jagung bakar aneka rasa saja. Beberapa kuliner lainnya, seperti pisang
goreng dan roti bakar dapat menjadi menu alternatif lain. Juga tersedia
aneka minuman mulai kopi, teh, susu murni, hingga STMJ (Susu Telur Madu
Jahe). Kuliner malam yang satu ini berlokasi di Jalan Pulosari, Blimbing
dan buka setiap harinya sejak pukul 5 sore.
11. Dingin dingin gini enaknya ‘nganget’ di Warung Ronde Titoni nih
Warung Ronde Titoni via merdeka.com
Ronde merupakan salah satu alternatif kuliner yang bisa Dolaners
kunjungi di Kota Malang. Nah salah satu tempat kuliner yang menyediakan
menu ronde adalah Warung Ronde Titoni. Warung ronde ini sudah terkenal
di Malang Raya sejak tahun 1948. Selain menjadi tujuan wisata kuliner di
Malang, warung ini juga menjadi tempat nongkrong favorite di malam
hari. Selain wedang ronde, Warung Ronde Titoni menyediakan aneka menu
kuliner penghangat tubuh lain seperti kacang kuah, roti goreng, angsle
dan cakue. Ada hal perlu Dolaners tahu bahwa wedang ronde dan angsle
terbilang hampir mirip. Hanya saja jika ronde menggunakan kuah dari air
jahe, maka kuah angsle terbuat dari santan. Isian angsle juga lebih
banyak, yaitu potongan roti tawar, petulo (kembang mayang), kacang hijau
rebus, dan kacang tanah sangrai. Angsle juga memiliki aroma lebih harum
karena menggunakan bahan vanili dan daun pandan. Tertarik untuk
mencoba? Silahkan satang ke Jalan Zainal Arifin Malang.
12. Gak percaya kalo mangkok mie bisa dimakan? Coba buktiin sendiri di Resto Hot Cwie Mie Malang
Hot Cwie Mie Malang via jenzcorner.net
Cwie Mie merupakan sajian hidangan mie yang hampir sama dengan mie
ayam, namun yang membedakan adalah sajian cwie mie bukan menggunakan
potongan ayam melainkan menggunakan aya, yang dihancurkan lembut mirip
dengan abon.
Cwie Mie Malang ini juga terbilang
memiliki cita rasa yang unik. Jika mie pada umumnya memiliki rasa yang
cenderung manis, lain halnya dengan Cwie Mie yang justru cenderung lebih
asin. Cwie Mie Malang ini biasanya disantap dengan kuah gurih, daun
selada segar, serta taburan bawang goreng. Uniknya lagi, makanan khas
Malang yang satu ini disajikan dengan menggunakan mangkuk yang terbuat
dari kulit pangsit sehingga bisa dimakan. Penasaran dengan kelezatan
Cwie Mie Malang silahkan saja datang ke Jalan Raya Mojorejo No. 99
Junrejo, Batu.
13. Mampir makan di Depot Hok Lay dulu, sapa tau ketularan jadi legendaris juga
Depot Hok Lay via jadagram.com
Ada lagi nih yang legendaris di Malang, bernama Depot Hok Lay. Depot
Hok Lay sendoro merupakan salah satu tempat kuiner yang unik. Bagaimana
tidak, letaknya yang berdiri di Kota Malang atau lebih tepatnya di Jalan
KH. Ahmad Dahlan Malang namun menawarkan sajian kuliner yang disominasi
makanan khas Semarang yakni lumpia. Tak hanya makanannya saja yang
unik, dari segi arsitektur bangunannya juga. Kesan vintage terlihat dari
perabotan arsitektur bangunan, mulai dari meja kursi ukiran kayu,
jendela dengan kaca ukuran besar, dan lantai dari jenis tegel kuno.
Depot Hok Lay memang sudah dikenal sejak lama yakni sejak 1946 lampau.
Di tempat makan yang satu ini terdapat satu jenis minuman yang tak bisa
Dolaners temukan ditempat lain yang merupakan salah satu icon disini
yakni bernama Fosco. Sebuah minuman yang bercita rasa sangat khas karena
terbuat dari coklat dan susu murni yang kemudian disajikan dalam
kondisi dingin. Uniknya lagi, minuman Fosco dikemas dalam botol kaca
Minuman ini konon dibuat dari resep asli Belanda dan menjadi minuman
favorite sejak dulu.
14. Mau yang ala ala Timur Tengah? Datang aja ke Rumah Makan Cairo
Rumah Makan Cairo via satujam.com
Rumah Makan Cairo, dari namanya saja Dolaners pasti sudah bisa
menebak bahwa ini adalah tempat makan Timur Tengah. Dan tebakan Dolaners
tepat sekali. Rumah Makan Cairo memang menawarkan aneka olahan menu
bercita rasa khas Timur Tengah. Rumah makan ini telah ada sejak 1953
lalu. Di sini tersedia berbagai menu dari olahan daging kambing seperti
sate, gule, nasi kebuli, nasi mandhi, nasi biryani, krengsengan bahkan
kambing guling juga ada di
Rumah Makan Cairo Malang
ini. Selain menu berat, tersedia pula camilan berupa martabak telor
serta roti maryam. Yang menjadikan Rumah Makan Cairo berbeda dengan
rumah makan lain adalah disini olahan daging kambingnya sama sekali
tidak berbau. Teksturnya yang lembut dan gurih ditambah dengan bumbunya
yang komplit menghadirkan hidangan yang lezat. Tak hanya itu, di Rumah
Makan Cairo juga menyediakan susu kambing etawa murni yang sangan baik
untuk kesehatan Dolaners. Bagi Dolaners yang ingin mencoba silahkan
datang ke Jalan Kapten P. Tendean, Malang pada pukul 8 pagi hingga 10
malam.
15. Ini nih kesukaan para wanita, Putu Lanang Celaket
Putu Lanang Celaket via ngalam.co
Putu merupakan salah satu jajanan favorite yang bisa Dolaners temukan
di Kota Malang. Putu sendiri merupakan sajian makanan yang terbuat dari
tepung beras yang diisi dengan gula merah, kemudian di kukus hingga
matang. Disajikan di atas daun pisang dengan ditaburi parutan kelapa
yang gurih, hidangan kuliner yang satu ini sanat lezat. Salah satu
tempat kuliner yang menyajikan jajanan putu adalah Putu Lanang Celaket.
Salah satu tempat kuliner legendaris di Malang ini sudah dibuka sejak
1935 dan hingga sekarang tidak pernah sepi pembeli. Selain menu putu, di
Putu Lanang Celaket juga menghadirkan menu lain seperti cenil, lupis,
getuk yang bisa memanjakan lidah Dolaners. Tak hanya dimakan di tempat,
kuliner ini juga bisa Dolaners bawa pulang sebagai oleh oleh. Berlokasi
di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu RT 03 Malang, Putu Lanang
Celaket menjadi pilihan jajanan yang menyehatkan.
16. Mau yang tradisonal banget, tapi tetep lezat? Oke ini dia jawabannya, Warung Rujak Cingur Bude Ruk
Rujak Cingur Bude Ruk via newshub.id
Rujak memang adalah salah satu hidangan kuliner yang lezat.
Dihidangkan dengan bumbu kacang yang manis gurih, menambah nafsu makan
setiap penikmatnya. Salah satu tempat yang menjual hidangan lezat ini
adalah Warung Rujak Cingur Bude Ruk. Salah satu tempat kuliner Malang
yang legendaris ini telah berdiri sejak tahun 1960, menawarkan Dolaners
hidangan rujak yang lezat dan lain dari pada yang lain. Jadi jangan
kaget bila Warung Rujak Bude Ruk Malang selalu ramai dikunjungi para
penyuka makanan rujak cingur. Jika Dolaners ingin mencoba sensasi rujak
cingur yang lezat tinggal datang saja ke Jalan Suruji No. 17, Malang
gang 1. Karena kepopulerannya, gang 1 yang menjadi lokasi tempat
berjualan rujak Bude Ruk ini sering disebut dengan gang rujak.
17. Lagi asik asik belanja tiba tiba perut laper? Tenang, Warung Lama Haji Ridwan solusinya
Warung Lama Haji Ridwan via jenzcorner.net
Warung Lama Haji Ridwan merupakan sebuah jawaban atas kelaparan yang
melanda Dolaners ketika sedang berbelanja di kawasan Pasar Besar Malang.
Ya, warung makan satu ini memang bisa Dolaners temukan di dalam Pasar
Besar Malang yang berloasi di Jalan Pasar Besar, Malang tepatnya di
lantai dasar. Usaha jualan makanan yang bermula dari pikulan keliling di
Pasar Besar Lama ini akhirnya mendiami bangunan permanen sejak tahun
1925. Warung Lama Haji Ridwan menyediakan aneka sajian makanan rumahan
yang lezat dan mengenyangkan. Salah satu menu favorite disini adalah
sajian Sate Komoh yang lezat. Sate ini adalah sate daging bacem yang
diberi bumbu rempah dan cabai, memiliki citarasa yang hampir sama dengan
daging bumbu Bali serta terasa agak manis. Selain Sate Komoh, di Warung
Haji Ridwan ini juga terdapat menu sate usus yang diberi bumbu bacem
dan sangat empuk. Aneka sajian kuliner Malang ini terasa khas akan bumbu
dari resep Jawa kuno dan hingga sekarang memiliki penggemar yang tak
sedikit.
18. Mau yang manis manis gurih pedas? Nih ada nih, Depot Tahu Lontong Lonceng
Depot Tahu Lontong Lonceng via newshub.id
Salah satu kuliner tahu Lontong yang memiliki cita rasa lezat dan tak
diragukan lagi adalah Tahu Lontong Lonceng. Berlokasi di Jalan
Laksamana Martadinata No. 66 Malang, Dolaners dapat dengan mudah
menemukan depot sederhana dengan makanan tahu lontong yang lezat ini.
Letaknya memang berada di kawasan pertokoan kota lama Malang yang sejak
dahulu telah menjadi sentra pertokoan. Depot Tahu Lontong Lonceng memang
telah ada sejak dahulu, sejak tahun 1935 dan hingga sekarang telah
menjadi salah satu kuliner legedaris di kota Malang. Beberapa menu
andalan yang bisa Dolaners nikmati di depot ini adalah seperti tahu
telor lontong, tahu telor nasi, tahu lontong biasa, hingga minuman.
Sajian tahu lontongnya tidak berubah sejak dahulu awal dibuka hingga
sekarang, dengan didominasi rasa gurih serta manisnya bumbu kacang yang
bercampur dengan sambal petis menjadikan sajian tahu lontong ini menyatu
ketika dikunyah di mulut.
19. Makan nasi goreng mah udah biasa. Cobain deh menu blasteran dari nasi goreng, namanya Sego Goreng Mawut
Sego Goreng Mawut Pak Iwan via aremafood.com
Sego Goreng Mawut, mendengar namanya mungkin masih sangat asing
ditelinga. Selain itu juga serasa geli dan cukup aneh. Eits, namun
jangan salah. Cita rasa yang dihadirkan sangat lezat. Dijamin setelah
Dolaners mencoba satu sendok saja, Dolaners akan langsung ketagihan.
Sego Goreng Mawut sebenarnya adalah nasi goreng biasa, hanya saja kali
ini dipadukan dengan bahan lain, yaitu mie goreng. Tekstur nasi goreng
yang lembut ditambah dengan mie goreng kenyal menghasilkan citarasa
makanan yang sangat lezat. Warna coklat cerah dari campuran saos dan
kecap disempurnakan dengan toping acar serta daun selada. Salah satu
tempat makan yang menjual menu Sego Goreng Mawut ini adalah Warung Makan
Pak Iwan. Warung makan ini berlokasi di Jalan Aris Munandar, Malang
(kawasan Alun-Alun Malang).
20. Mau makan steak tapi mahal? Ya udah kesini aja, Bakso Bakar Pak Man, tetuahnya bakso bakar di Malang Raya
Bakso Bakar Pak Man via putrinyanormal.com
Bakso memang menjadai kuliner khas kota Malang. Namun hal tersebut
tak berarti, kita tidak bisa memodifikasi hidangan bola daging tersbut.
Adalah Bakso Bakar yang merupakan hasil ide kreatif dari salah satu
warga Malang bernama Bapak Suparman. Dibanding dengan makanan lainnya,
makanan khas Malang yang satu ini sebenarnya jenis kuliner yang masih
tergolong baru. Bakso Bakar pertama kali diperkenalkan oleh Pak Man atau
Suparman pada tahun 1997 silam. Sebagaimana cara membuat bakso pada
umumnya, Bakso Bakar dibuat dari daging sapi, digiling, direbus, dan
kemudian dibakar. Tentunya sebelum dibakar, dilumuri terlebih dulu
dengan saos, kecap, dan bumbu-bumbu. Sejak awal dibuka hingga sekarang
Bakso Bakar Pak Man tidak pernah sepi dari pembeli. Setiap harinya bakso
bakar yang dijual selalu ludes diburu pelanggan. Bila Dolaners juga
ingin memburu bakso bakar ini, silahkan datang ke Jalan Diponegoro No.
19A Malang.
sumber : dolandolen.com
0 komentar:
Posting Komentar